Bocornya Klausul Buy Back Clause Ozil


Bocornya Klausul Buy Back Clause Ozil

Bocornya Klausul Buy Back Clause Ozil, dalam beberapa hari terakhir, dunia sepak bola dikejutkan oleh bocornya klausul transfer atau kontrak pemain-pemain besar dunia diantaranya transfer Gareth Bale ke Real Madrid, transfer Anthony Martial ke Manchester United dan transfer Mesut Ozil ke Arsenal. Dari tiga kasus transfer yang bocor itu, kepindahan Mesut Ozil ke Emirates Stadium menimbulkan perdebatan tersendiri mengingat dalam dokumen itu terlampir banyak syarat seperti opsi beli kembali oleh Real Madrid atau Real Madrid akan mendapat untung dari penjualan Ozil oleh Arsenal.

Bocornya Klausul Buy Back Clause Ozil

Bocornya Klausul Buy Back Clause Ozil

Sesuai dengan berita yang pernah disampaikan oleh agen SPORTSBOOKQQ188.NET AGEN BOLA SBOBET DAN BANDAR JUDI BOLA TERPERCAYA INDONESIA, mengenai pembelian Mesut Ozil dari Real Madrid pada 2013 lalu itu disebutkan bahwa kubu Meriam London tidak langsung melunasi pembeliannya. Playmaker kidal asal Jerman itu ditebus dengan nilai sebesar 50 juta Euro. Arsenal membayar di muka sebesar 44 juta Euro, sementara sisanya dibayar akan dibayar cicil. Arsenal akan membayar cicilan tersisa sebesar 1 juta Euro jika mereka lolos ke fase grup Liga Champions terhitung sejak bulan Juli 2014. Disebutkan pula bahwa Real Madrid akan mengambil keuntungan sebesar 33% jika Arsenal menjual Ozil ke klub lain diatas harga 50 juta Euro.

Menurut info dari situs judi bola, bahwa perjanjian dalam klausul buy back clause tersebut diterangkan bahwa Madrid berhak mendapat pemberitahuan Arsenal jika ada klub lain yang tertarik mendatangkan Ozil. Setelah mendapat pemberitahuan Arsenal, Madrid akan membuat keputusan apakah akan menyamai nilai pembelian tersebut atau justru mengambil opsi untuk melepas Ozil manakala nilai transfernya melebihi 50 juta Euro, sehingga Madrid otomatis mengambil profit penjualan sebesar 33%.

Dalam skema penjualan Ozil tersebut, menurut info agen sbobet dan agen bola memang tidak banyak diketahui oleh para wartawan maupun khalayak ramai pecinta sepak bola dunia, dinyatakan lebih lanjut bahwa Madrid diberi waktu sebanyak 48 jam untuk memberikan jawaban mereka atau pada tengah hari waktu London tepatnya dihari terakhir berlangsungnya bursa transfer. Klausul ini sangat mirip dengan skema penjualan Cesc Fabregas oleh Arsenal ke Barcelona. Bedanya, Arsenal tidak mengambil opsi pembelian kembali Fabregas ketika ia memilih pindah ke Chelsea.

Bocornya Klausul Buy Back Clause Ozil

Nilai pembelian Mesut Ozil yang awalnya disebut senilai 50 juta Euro ternyata masih diperdebatkan. Beberapa pihak mengklaim nilai transfer Ozil senilai 42 juta Euro, pihak lainnya yaitu dari pihak agen bola online SPORTSBOOKQQ188.NET AGEN BOLA SBOBET DAN BANDAR JUDI BOLA TERPERCAYA INDONESIA, mengklaim nilainya hanya sebesar 38 juta Euro. Tapi satu hal yang membuat publik sepak bola penasaran ialah sistem angsuran sebesar 1 juta Euro per-tahun yang mesti dipenuhi dengan syarat Arsenal dapat lolos ke fase grup Liga Champions terhitung sejak Juli 2014. Arsenal sendiri memang belum pernah berada di luar empat besar klasemen hingga akhir musim sehingga otomatis mereka punya peluang berlaga di Liga Champions.

Arsenal telah membayar transfer Ozil senilai 24 juta Euro pada tanggal 2 September 2013 ketika Ozil pertama kali bergabung ke Arsenal. Selanjutnya Arsenal membayar sebesar 15 juta Euro pada 30 September 2014. Kemudian 5 juta Euro pada 30 September 2015. Sisa transfer senilai 6 juta Euro mulai dibayar sejak kualifikasi Liga Champions per 1 Juli 2014. Itu berarti bahwa total kesepakatan nilai transfer Ozil tidak melebihi harga 50 juta Euro, ditambah Pajak Pendapatan Nilai (PPN). Dengan begitu Arsenal harus lolos ke fase grup Liga Champions 6 tahun berturut-turut untuk menuntaskan nilai transfer Ozil.

Klausul itu tentu saja memberi keuntungan tersendiri bagi Real Madrid. Mereka berpotensi mendapat keuntungan yang cukup besar di luar biaya riil transfer Ozil yakni sebesar 33% bila pemain itu dijual Arsenal melebihi harga aslinya. Memang kesepakatan klausul itu dibuat bukan tanpa alasan rasional. Madrid sangat berat melepas Ozil ke klub lain, akan tetapi klub asal ibu kota Spanyol itu juga membutuhkan dana segar untuk melunasi utang klub atau untuk biaya operasional klub.

Klausul Bocor Memalukan Kedua Klub

Biasanya dalam klausul transfer rahasia terdapat kesepakatan dimana para pihak terkait dalam kesepakatan dilarang untuk membocorkan rincian kesepakatan itu kepada pihak ketiga tanpa persetujuan tertulis dari salah satu pihak. Publikasi dokumen ini tentu saja telah memalukan citra kedua klub, apalagi belum ada pihak yang merasa bertanggung jawab atas kebocoran itu di internet. Baik pihak Arsenal maupun Real Madrid enggan berkomentar lebih jauh perihal Bocornya Klausul Buy Back Clause Ozil.

Pihak SPORTSBOOKQQ188.NET AGEN BOLA SBOBET DAN BANDAR JUDI BOLA TERPERCAYA INDONESIA yang telah dimintai keterangan juga urung merespon lebih jelas perihal klausul pembelian Ozil. Mereka tidak merasa berkepentingan membicarakan urusan transfer pemain-pemainnya yang sedang dalam performanya membela klub. “Kami tidak berkepentingan membicarakan nilai transfer pemain-pemain kami atau apapun itu yang berhubungan dengan klausul. Para pemain sedang berkontribusi bagi klub dan tidak ada instabilitas keuangan”, ujar juru bicara Arsenal.

Kinerja Ozil di Arsenal sendiri juga telah mengalami peningkatan. Dari 21 kali penampilannya di Liga Inggris musim ini, Ozil telah mencetak 3 gol dan melesatkan 16 assist. Merunut statistik, Ozil merupakan satu-satunya pemain yang telah membukukan 87 peluang bersih, terbanyak dari semua pemain Arsenal.

Sedikit informasi dari kancah Bundes Liga Jerman, dimana berhembus kabar bahwa sang pelatih Pep Guardiola, mengumumkan akan mengakhiri masa jabatannya sebagai pelatih di tim Bayern Munchen, pada akhir musim ini. Dan Pep juga menginformasikan bahwa dia akan melatih klub raksasa liga Inggris Manchester City. Bagaimana kah berita selanjutnya, simak terus artikel saya yang lainnya, yang akan membahas tentang Akhir Perjalanan Pep Guardiola dengan Bayern Munich.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *